http://powermathematics.blogspot.com/2011/10/elegi-menggapai-hati.html
Selain pikiran, manusia juga dikaruniai hati. Hati
adalah tempat munculnya kehendak, kemauan dan perasaan. Pikiran kita
mengarahkan kemauan dengan menggunakan daya cipta kita, sedangkan dengan hati
kita memantapkan kemauan dan merasakannya dengan perasaan kita. Bila hati kita
memiliki kemauan yang kuat dan ditambah dengan keyakinan yang kuat, maka
seseorang akan memiliki kekuatan yang besar.
Untuk mengahadapi hal-hal yang besar, kadangkala kita
merasa ragu dengan keputusan yang akan diambil. Pada saat itulah seringkali
kita tidak lagi menggunakan pikiran dengan analisisnya, tetapi bertanyalah pada
hati kita yang sering disebut dengan hati nurani. Ketika seseorang merasa ragu
akan suatu hal, maka tentu saja dirinya telah diliputi oleh rasa khawatir.
Semua manusia pasti memiliki rasa khawatir. Khawatir itu berada diantara batas
pikiran dan hati seseorang. Rasa khawatir akan muncul ketika seseorang tidak
dapat menggunakan pikirannya dengan baik dan ketika seseorang tidak
membersihkan hatinya dari segala penyakit hati yang sekiranya mengganggu.
Sesungguhnya semua orang telah diberikan anugerah yang
besar dari Allah yaitu pikiran dan hati. Bila kita memanfaatkannya dengan baik
maka akan menjadi kekuatan dahsyat yang akan menjadikan hidup kita menjadi
sukses, bahagia dan bermakna.
Dengan bermodalkan pikiran dan hati, setiap manusia
diharuskan untuk selalu berusaha (berikhtiar) dan berdoa (bertawakal) untuk
mendapatkan segala hal yang diinginkan. Kedua hal tersebut adalah suatu
kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Sebab, seseorang dituntut untuk selalu
berusaha dan bekerja semaksimal mungkin yang tentunya harus diiringi oleh doa
(tawakal).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar