Semua manusia di dalam menjalani
kehidupan di dunia ini pasti memiliki perasaan risau. Risau seakan tidak dapat
dipisahkan dalam diri seseorang. Perasaan ini selalu datang ketika seseorang
mengalami keraguan dan kekhawatiran dalam melakukan sesuatu. Risau akan selalu
mengganggu hati manusia di dalam melakukan segala hal. Sesungguhnya, risau itu
datang membelenggu hati, pikiran dan perilaku kita. Semuanya tergantung dari
perilaku seseorang yang harus didasari dengan hati yang mantap dan dengan niat
ikhlas yang tulus. Maka, senantiasa perasaan risau itu akan perlahan menghilang
oleh kemantapan dan ketulusan hati kita. Namun, di dalam elegi ini, solusi yang
paling baik untuk menghindari perasaan risau adalah selalu berusaha atau
berikhtiar dan berdoa agar ikhtiar kita itu dikabulkan. Disamping itu kita juga harus
pandai-pandai bersyukur atas karunia dan nikmat yang telah dilimpahkan oleh
Tuhan YME. Tiadalah daya dan upaya manusia itu. Maka manusia itu
sesungguhnya tidaklah mampu menghilangkan segala kerisauannya, kecuali atas
pertolongan Nya. Amin..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar