Sampai
saat ini, masih ada Sekolah Dasar (SD) yang memberikan layanan
pembelajaran seadanya kepada para siswanya, sementara disisi lain,
tidak sedikit pula SD yang telah memiliki siste, pembelajaran
inovatif yang didukung oleh sarana-prasarana yang memadai dan telah
memanfaatkan tehnologi informasi dan komunikasi. Berbagai upaya telah
dilakukan oleh Pemerintah dalam meningkatkan mutu pembelajaran di SD.
Salah satunya yakni dengan terus meningkatkan profesionalisme guru
melalui penataran, seminar, dan lain-lain. Dalam hal ini dilakukan
untuk memperbaiki sistem pembelajaran agar lebih efektif dan bermakna
bagi siswa.
Dari
artikel tersebut, saya dapat menyimpulkan bahwa tidak dibutuhkan
metode khusus dalam mempelajari matematika. Pada dasarnya, berbagai
macam pendekatan dapat diterapkan dalam mempelajari matematika yang
dapat dilakukan secara bersamaan namun dalam porsi yang berbeda
tergantung karakteristik siswa. Salah satu metode yang bisa
diterapkan sesuai dengan yang dituliskan dalam artikel, yakni
langkah-langkah pembelajaran matematika yang realistik. Melalui
metode tersebut, siswa dapat secara luas berperan aktif dalam proses
pembelajaran karena guru tidak hanya memberikan materi pelajaran
melulu. Guru hanya perlu memberikan gambaran atau memberikan sejenis
pancingan kepada siswa(dalam hal ini guru berperan sebagai stimulus)
agar dapat memicu keingintahuan siswa tentang materi pembelajaran
yang akan diberikan. Dengan didampingi guru, siswa dibiarkan untuk
memahami dan menemukan pengetahuan sendiri dari fasilitas yang
diberikan oleh guru. Sehingga kegiatan pembelajaran tidak hanya
bergantung pada guru semata.
Melalui
metode tersebut siswa juga dapat menemukan pemecahan masalah sendiri
sesuai dengan permasalahan yang disuguhkan guru yang terjadi pada
kehidupan siswa sehari-hari. Selanjutnya, siswa akan menjadi kreatif
dan mandiri karena mereka dapat menghasilkan pemikiran sendiri untuk
memecahkan suatu permasalahan yang mereka teliti melalui berbagai
metode yang telah mereka lakukan. Namun, apakah metode tersebut
efektif dan efisien untuk dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran
jika dilakukan setiap hari ? apa tidak malah membuat siswa semakin
bingung ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar