http://powermathematics.blogspot.com/2008/11/to-develop-lesson-plan-for-secondary.html
Setelah
guru membuat program pembelajaran yang sudah dituangkan di dalam
silabus, guru harus mengimplementasikan silabus tersebut dengan
menyusun suatu Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). RPP dapat
diartikan sebagai suatu acuan, dasar, atau pegangan bagi seorang guru
dalam melaksanakan pembelajaran baik dikelas, laboratorium, dan/atau
lapangan untuk setiap Kompetensi dasar. Oleh karena itu, RPP harus
berisi hal-hal yang berkaitan langsung dengan aktivitas pembelajaran
dalam upaya pencapaian penguasaan suatu Kompetensi Dasar. RPP harus
memuat secara rinci mengenai Tujuan pembelajaran, Materi
pembelajaran, Metode pembelajaran, Langkah-langkah kegiatan
pembelajaran, Sumber belajar dan penilaian. RPP juga harus
mengandung seluruh rangkaian pembelajaran mulai dari kegiatan
pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Pada kegiatan
pendahuluan guru diarahkan untuk dapat membangkitkan motivasi dan
memfokuskan perhatian siswa untuk berpartisipasi aktif dalam proses
pembelajaran. Sehingga secara perlahan akan dengan mudah menggeser
paradigma lama yaitu pembelajaran yang berorientasi pada guru menuju
ke pembelajaran yang berorientasi pada siswa. Oleh karena itu,
kemampuan guru dalam melayani kebutuhan siswa dalam belajar
matematika menjadi sangat penting. Kemudian pada kegiatan inti
merupakan proses pembelajaran untuk mencapai tujuan Kompetensi dasar
(KD).
Dalam
tahap ini, kegiatan pembelajan dikembangkan dengan apik melalui
metode pembelajaran yang inovatif, interaktif, inspiratif,
menyenangkan, dan memberikan keleluasan ruang gerak siswa untuk
bergerak aktif tanpa batas agar siswa dapat mandiri sesuai dengan
bakat, minat, dan perkembangan fisik-psikis siswa. Guru juga harus
dapat menyusun dan mengembangkan bahan ajar yang dapat berupa(buku,
internet, dan ICT) untuk menunjang keberhasilan siswa dalam kegiatan
pembelajaran. Bahan ajar yang lain dapat berupa LKS (Lembar Kerja
Siswa) bisa disusun oleh guru yang berfungsi sebagai sumber
informasi, teori, atau penemuan terbimbing. Sehingga LKS tidak hanya
difungsikan sebagai kumpulan soal semata melainkan sebagai sumber
informasi untuk siswa. Bahar ajar tersebut pada dasarnya berfungsi
untuk membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran, agar siswa
tidak semata-mata menjadi pendengar saja melainkan siswa diajak
berdiskusi melalui bahan ajar yang disediakan oleh guru. Sumber ajar/
bahan ajar yang lain dapat berupa buku-buku pelajaran bidang studi
tertentu yang berbeda-beda. Sumber belajar juga dapat berupa
informasi yang terdapat di internet. Jadi, setiap kali proses
pembelajaran guru tidak hanya mengacu pada satu sumber belajar saja.
Pada
tahapan kegiatan penutup, guru mengakhiri proses pembelajaran yang
dapat dilakukan dengan bentuk rangkuman atau kesimpulan, penilaian,
refleksi, umpan balik, dan tindak lanjut. Dan untuk mencapai
keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran, dibutuhkan pula media
pembelajaran yang bervariasi dan lebih kreatif yang dapat
dikembangkan melalui media pembelajaran berbasis IT seiring dengan
perkembangan zaman. Diharapkan, dengan adanya instrumen-intrumen
tersebut dapat mewujudkan keberhasilan siswa dalam proses
pembelajaran. Sehingga, siswa merasa nyaman dan senang selama proses
pembelajaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar