http://powermathematics.blogspot.com/2011/02/elegi-ritual-ikhlas-iii-wasiat-muhammad.html
Dari
elegi yang berjudul “Elegi Ritual Ikhlas 12:
Wasiat Muhammad Nurikhlas kepada Para Cantraka : Meretas Sejarah Peradaban
Manusia” diatas memiliki banyak pengetahuan yang sangat menarik dan bermanfaat.
Untuk menuju masa depan yang cerah maka seseorang harus bisa memanfaatkan kesempatan
atau peluang dengan kesadaran sebaik-baiknya. Karena kesempatan tersebut tidak
akan mungkin terulang kembali. Dalam melakukan segala sesuatu, seseorang
dihimbau untuk selalu mendasarinya dengan iman, taqwa, ikhlas dan memiliki
dasar pokok yakni hanya untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT semata. Walaupun
seseorang telah memenuhi kriteria diatas tetapi tidak memiliki keteguhan hati
dan ragu-ragu untuk bertindak maka segala usaha akan sia-sia. Yang terjadi
seseorang malah mengalami penyelasan yang datangnya selalu diakhir.
Jika seseorang sudah memiliki keteguhan didalam hatinya dan memiliki niat
yang teguh maka insyaallah juga akan memperoleh ilmu. Karena niat dalam
melakukan segala sesuatu khususnya dalam beribadah erat kaitannya dengan ilmu
dan keikhlasan. Sesungguhnya ilmu itu sangat berperan bagi kehidupan manusia.
Kita bisa memandang, melihat dan meraba. Melalui indera tersebut akhirnya kita
akan memperoleh ilmu. Segala amal dan perbuatan yang kita lakukan, hendaknya
didahului dengan niat didalam hati dengan ikhlas untuk mendapatkan ridho Allah
SWT. Tanpa dilandasi niat ikhlas maka ibadah kita menjadi sia-sia. Rasulullah
bersabda, “Apabila seseorang mengikhlaskan amal perbuatannya karena Allah
selama empat puluh hari, maka memancarlah hikmah dari hati dan lidahnya.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar