Minggu, 28 April 2013

REFLEKSI Elegi Ritual Ikhlas 20: Metafisika Filsafat



Setelah membaca artikel yang berjudul “Elegi Ritual Ikhlas 20: Metafisika Filsafat” diatas kita dapat mengetahui dan sedikit mengerti mengenai filsafat dan filsafat dalam pembelajaran matematika. Filsafat itu meliputi semuanya yang ada dan yang mungkin ada. Sedangkan kehidupan sehari-hari itu juga meliputi yang ada dan yang mungkin ada, maka kehidupan sehari-hari itu adalah filsafat. Menurut berbagai ahli pengertian matematika adalah pertanyaan, ide, pengalaman, rasional, sintetik a priori, mensejarah, logika, bahasa, kesalahan, dan matematika adalah pergaulan. Dalam matematika 3+5 = 8 itu sangat jelas dan final, dan tidak perlu dipersoalkan lagi. Jadi, 3+5=8 itu dapat dipandang sebagai hasil penelitian matematika yang sangat sederhana dan terlalu sia-sia untuk mempersoalkan. Sedangkan dalam filsafat kita berhak bertanya mengapa 3+5=8. Sesungguhnya filsafat itu adalah refleksi. Dalam filsafat 3+5=8 hanya betul jika kita mengabaikan ruang dan waktu. Tetapi selama kita masih memperhatikan ruang dan waktu maka kita bisa mempunyai 3 buku, 3 topi, 3 hari, dst…5 pensil, 5 pikiran, 5 pertanyaan, dst.
Dari elegi-elegi yang telah ditulis oleh Bapak, kita menjadi memiliki lebih banyak pengetahuan mengenai hakikat pembelajaran matematika yang sesungguhnya. Walaupun terkadang saya sering tidak paham dengan kalimat/ bahasa yang disajikan. Besar harapan, semoga pada masa mendatang kita semua dapat menjadi seorang pendidik yang kreatif, profesional, yang bisa melayani siswa dst seperti apa yang tertera dalam elegi-elegi bapak sebelumnya. Amin..



Tidak ada komentar:

Posting Komentar