Sesungguhnya
kebahagiaan orang tua itu selalu tertanam di hati sanubari seraya bertawakal
dan bersyukur kepada Allah SWT ketika melihat perjuangan anaknya itu tidak
hanya diperuntukan untuk dirinya sendiri, tetapi juga diperuntukan demi
keluarga, masyarakat, agama dan negaranya. Kasih sayang, doa-doa orangtua
selalu teriring kemanapun jejak anak menapak. Hal ini sesuai dengan pepatah
“Kasih sayang orangtua sepanjang jalan”. Walaupun terkadang anak dan orangtua
terhalang oleh jarak ratusan kilometer, tetapi hati, perasaan, jiwa, dan kasih
sayang orangtua tidak akan bisa dipisahkan oleh apapun. Sesungguhnya orangtua
akan selalu melantunkan doa-doa agar anaknya mampu menjadi orang yang saleh,
taat beragama dan mampu memperjuangkan dunia, akhirat, amal, ilmu dan doa. Sesungguhnya
kehidupan duniawi hanyalah bersifat sementara. Ada kehidupan yang lebih panjang
dan abadi pada kehidupan selanjutnya yakni di akhirat. Kehidupan duniawi
hanyalah persentase kecil dari kehidupan yang sesungguhnya. Maka dari itu,
setiap muslim diharapkan untuk selalu beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Sesungguhnya bekal abadi yang akan dibawa kelak di akhirat hanyalah amal
jariyah. Harta, kedudukan, golongan, saudara tidak akan terbawa ke akhirat.
Setiapa manusia dalam menjalankan perintah Allah pasti pernah melakukan
kesalahan. Entah kesalahan ringan maupun berat sekalipun. Oleh karena itu,
segeralah bertaubat untuk meminta pengampunan dari Allah SWT. Karena
sesungguhnya tiadalah kata terlambat untuk berdoa dan bertobat itu. Orang yang
berbuat dosa kemudian mengetahui tentang dosanya itu tadi tidak menyesali
perbuatannya, maka ia akan mendapatkan ancaman dari Allah berupa siksa yang
teramat berat. Tapi ketika seseorang tersebut sadar dengan dosa-dosanya dan
menyesali dengan sebenar-benarnya maka Allah akan mengampuninya. Maka dari itu
segera bertaubat dan berserah diri kepada Allah untuk memohon ampunanNya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar