http://powermathematics.blogspot.com/2011/02/elegi-ritual-ikhlas-iii-menggapai.html
Ketika kita telah mengaku Islam maka kita harus beriman kepada Allah. Karena kita telah bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, maka tidak boleh sedikit pun mencoba menyekutukan Allah. Iman harus ada didalam hati. jika iman terlepas maka akan mendapat celaka. Tanda-tanda orang yang beriman ialah taat dan bertaqwa. Jika disebut nama Allah maka hatinya akan bergetar dan imannya semakin kuat. Selain itu, iman kepada Allah erat kaitannya dengan berdzikir. Makna dzikir sendiri adalah mengingat Allah, di mana dan kapan saja. Orang yang benar-benar beriman ialah mereka yang merasa selalu diawasi oleh Allah dan selalu berdzikir kepadaNya. Diterangkan dalam hadis bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ketahuilah, aku akan mengungkapkan kepadamu tentang amal yang terbaik dan paling bersih di sisi Allah, paling tinggi untuk menaikkan kedudukanmu, dan infaq emas perak terbaik bagimu, serta jihad yang terbaik bagimu.” Sahabat bertanya, “Amalan apakah, ya Rosul?” Rasulullah SAW menjawab, “Yaitu dzikir kepada Allah”.
Ketika kita telah mengaku Islam maka kita harus beriman kepada Allah. Karena kita telah bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, maka tidak boleh sedikit pun mencoba menyekutukan Allah. Iman harus ada didalam hati. jika iman terlepas maka akan mendapat celaka. Tanda-tanda orang yang beriman ialah taat dan bertaqwa. Jika disebut nama Allah maka hatinya akan bergetar dan imannya semakin kuat. Selain itu, iman kepada Allah erat kaitannya dengan berdzikir. Makna dzikir sendiri adalah mengingat Allah, di mana dan kapan saja. Orang yang benar-benar beriman ialah mereka yang merasa selalu diawasi oleh Allah dan selalu berdzikir kepadaNya. Diterangkan dalam hadis bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Ketahuilah, aku akan mengungkapkan kepadamu tentang amal yang terbaik dan paling bersih di sisi Allah, paling tinggi untuk menaikkan kedudukanmu, dan infaq emas perak terbaik bagimu, serta jihad yang terbaik bagimu.” Sahabat bertanya, “Amalan apakah, ya Rosul?” Rasulullah SAW menjawab, “Yaitu dzikir kepada Allah”.
Dzikir merupakan bentuk mengingat
Allah. Kalau seseorang selalu mengingat Allah berarti ia rindu kepadaNya. Kalau
sudah rindu, maka ia akan menjalankan amal ibadah secara ikhlas dan berjuang
untuk menghindarkan diri dari dosa. Dengan begitu maka iman di dadanya menjadi
kuat dan teguh. Nabi SAW bersabda, “Akan keluar dari neraka, orang yang didalam
hatinya terdapat iman meskipun hanya sekecil rambut”. Maka jelaslah bahwa
dzikir itu adalah sarana yang dapat memperkecil jarak kita dengan Allah SWT. Dan
pada saat itulah kita dapat merasakan bahwa semua urusan kita telah
dimudahkannya. Baik urusan dunia maupun urusan akhirat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar